[berita][carousel][5]

Tuesday, April 25, 2017

Marquee player Persija bukan pembelian panik

3:44 AM
 
JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra, menegaskan bahwa kedatangan Bruno da Silva Lopes (30) bukan pembelian panik.

Bruno Lopes resmi berkostum Persija pada Kamis (20/4/2017). Pemain asal Brasil itu diplot mengisi slot marquee player tim ibu kota.

Sebelumnya, Persija memang terbilang hening mengenai wacana mendatangkan marquee player. Itu jika dibandingkan dengan tim-tim seperti Persib Bandung, Madura United, hingga Semen Padang.

"Bruno bukan pembelian panik. Kami sudah tunggu lama sekali pemain marquee player," ucap Teco, sapaan Stefano Cugurra, Senin (24/4/2017).

"Bukan kami mau buru-buru, justru ini sudah telat. Tim lain sudah punya sejak awal," tutur pelatih asal Brasil itu.

Teco menambahkan, ada beberapa nama yang sempat dinegosiasikan oleh manajemen Persija. Tetapi, tidak terealisasi lantaran tidak cocok mengenai harga.

Bruno menjadi salah satu rekomendasi Teco. Keduanya memang pernah bertemu sebagai lawan di Thai League.

"Bruno punya kualitas. Dia sudah main di Liga Portugal dan lolos klasifikasi marquee player," kata dia.

Bruno melakoni debut saat Persija ditahan imbang Barito Putera 1-1 pada laga pekan kedua Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (22/4/2017). Dia masuk pada pertengahan babak kedua menggantikan M Rasul.

Tuesday, March 14, 2017

Mantan Pemain Timnas Korea Selatan Akan Datang ke Persija Jakarta

4:40 PM
Persija Jakarta terus berburu pemain asing untuk memantapkan skuadnya di Liga 1.

Tim berjuluk Macan Kemayoran itu akan kedatangan kembali pemain asing untuk diseleksi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, seusai acara sesi jumpa pers Persija GW di Epiwalk, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).

Gede mengatakan pemain asing yang akan datang ke Persija berasal dari Asia.

Meskipun namanya tidak disebutkan, pemain yang dimaksud itu sempat membela Timnas Korea Selatan.

Bukan hanya satu pemain saja yang akan datang ke Persija.

Tetapi ada tiga nama yang mencoba peruntungannya di Macan Kemayoran.

"Ada tiga pemain, usianya ada 25 tahun, 28 tahun, dan 30 tahun. Mereka dari Korea Selatan dan pernah bermain untuk negaranya," kata Gede.

"Ketiga pemain itu posisinya gelandang serang. Sesuai dengan apa yang dibutuhkan tim saat ini," tambahnya.

Tak hanya pemain dari Korea Selatan yang akan didatangi oleh Gede ke Persija, tetapi juga beberapa penggawa asing asal Brasil.

Untuk pemain tersebut, Gede tidak bisa menyebutkan secara spesifik.

"Kalau yang Brasil ini pemain untuk penyerang. Secepatnya mereka akan datang ke Jakarta," kata Gede.

Sebelumnya Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, memang menginginkan dua pemain asing di posisi penyerang dan gelandang serang.

Sampai saat ini Teco belum memutuskan dua nama pemain yang akan bergabung dengan Persija.
Hanya ada satu nama pemain yang baru mengikuti seleksi di Persija.

Pemain tersebut adalah Anmar Almubaraki asal Irak yang berpaspor Belanda dan bermain di posisi gelandang serang.

Jadi Direktur Persija, Ini Janji Gede Widiade

4:36 PM
Direktur anyar Persija Jakarta, Gede Widiade, berjanji akan membuat Persija Jakarta benar-benar tak terbuang dari kotanya, Jakarta. Hal ini disampaikan dalam acara pengumuman dirinya sebagai Direktur Persija di Epicentrum Walk, Jakarta, Selasa (14/3).

Seperti diutarakan oleh Ferry Paulus, Gede Widiade akan mengomandoi skuad Macan Kemayoran. Adapun Ferry Paulus tetap menjadi Presiden Klub. Ferry mengaku sementara ini masih memiliki saham mayoritas.

Gede Widiade masuk dalam langkah restrukturisasi Persija. Setelah Gede Widiade akan datang orang lain yang juga akan memiliki Persija, seperti dijelaskan oleh Ferry Paulus.

“Saya akan berusaha mengembalikan Persija ke rumah. Minimal homebase di Jakarta. Jadi ketika ada tanya, Persija di mana? Ya, di Jakarta. Lapangan di mana? Di Jakarta, mobil pelatnya apa? Ya, B,” kata Gede Widiade.

“Kalau untuk sekarang memang lapangan di Jakarta tidak memungkinkan, sehingga saat ini mencari yang dekat-dekat Jakarta lebih dulu. Saya berjanji kembalikan Persija ke rumah dan ketika latihan dilihat fans,” ujar Gede Widiade.

“Nama Persija berkaitan dengan Jakarta dan ibukota. Seharusnya juga memposisikan diri sebagai klub nomor satu di Indonesia,” tambahnya.

Gede Widiade mengaku sudah bergerak untuk mencari tempat latihan yang pantas begitu pun mess untuk Macan Kemayoran. “Saya sudah mulai melakukan pembicaraan.”

“Ada lapangan di sekitar Selatan dan Timur dan pendekatannya sudah 90 persen. Saya cari lapangan dan mess dan setiap pagi diusahakan tim berkumpul di satu lokasi yang permanen untuk satu musim kompetisi,” terang Gede Widiade.

“Sebagai kapten baru, Gede akan membuat terobosan. Termasuk membiayai dan cari sponsor. Itu bentuk restrukturisasi,” tambah Ferry Paulus.

FOLLOW @jakmania_jokam

Follow @jakjokam

Recent

recentposts

Random

randomposts